Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Rupiah Ditutup Melemah karena Pasar 'Wait and See'

Jakarta : Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS dalam penutupan perdagangan hari ini. Data Bloomberg menunjukkan rupiah turun tipis 0,03 persen atau 5 poin menjadi Rp16.810 per dolar AS.
Lembaran uang kertas rupiah bergambar Pahlawan Proklamator (Foto:Dokumentasi Bank Indonesia)

Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi sentimen pasar. “Mereka masih fokus pada data ekonomi dari konsumen minyak terbesar di dunia, mengenai prospek permintaan,” kata Ibrahim, Selasa, 10 Februari 2026.

Pelaku pasar juga menantikan data penggajian pekerja non-pertanian di AS yang akan dirilisi hari Rabu, 11 Februari 2026. Termasuk data inflasi atau Indeks Harga Konsumen yang akan dirilis hari Jumat.

“Data-data tersebut diperkirakan akan memengaruhi prospek suku bunga AS. Khususnya di tengah perubahan kepemimpinan yang akan segera terjadi di Federal Reserve, the Fed,” ujar Ibrahim.

Di Tiongkok, data Consumer Price Index (CPI) dari importir minyak terbesar di dunia juga akan dirilis pada hari Jumat. Perjalanan dan permintaan bahan bakar di Tiongkok diperkirakan akan meningkat selama liburan perayaan Imlek selama seminggu.

Dari sisi geopolitik, pelaku pasar masih mencermati sengketa anrtara AS dan Iran. Perundingan mengenai program nuklir Iran antara AS dengan Iran, masih alot.

Di dalam negeri, Ibrahim mencermati hasil survei Indikator Politik Indonesia tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto. Sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas dengan kinerja 17 bulan Prabowo memimpin.

Menurut Ibrahim, hasil rating tersebut cukup tinggi. Bahkan jika dibandingkan presiden sebelumnya seperti Soesilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. 

Survei Indikator mencatat kepuasan itu tecermin dari keseriusan Prabowo memberantas korupsi. “Sebanyak 17,5 persen responden menjawab puas dengan keseriusan pemerintah memberantas korupsi,” ujar Ibrahim.(*)

Hide Ads Show Ads